WIRO SABLENG
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
MUSIM panas sekali ini memang gila. Delapan purnama telah berlalu tanpa sekali pun turun hujan. Sungai mengering, danau berubah menjadi lembah tandus.
Pepohonan banyak yang hanya tinggal ranting-ranting meranggas. Sawah sudah sejak lama menjadi pendataran liar yang terdiri dari bongkah-bongkah tanah kering kerontang dan alang-alang.
Di bawah teriknya sinar matahari yang seperti membakar bumi menghanguskan jagat, di sebelah selatan Gunung Karangpandan, di tepi sebuah rimba belantara kelihatan satu pemandangan yang bisa dikatakan luar biasa.
Delapan orang lelaki bertelanjang dada, rata-rata bertubuh tinggi besar dan kokoh, setengah berlari tampak mengusung sebuah tandu. Empat di depan, empat di belakang. Di bagian tengah tandu ada sebuah tempat duduk kayu yang diberi beratap dan dinding serta pintu, semuanya terbuat dari kayu jati hitam.
Karena kayu jatinya merupakan kayu jati paling bagus dan tebal maka keseluruhan tandu itu memiliki berat tidak kurang dari dua ratus kati! Belum lagi kalau
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #60 : Serikat Candu Iblis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Senin, 25 April 2016
Browse: Home
Wiro Sableng #60 : Serikat Candu Iblis
Wiro Sableng #60 : Serikat Candu Iblis
Randy Nurdiansyah | Senin, 25 April 201607.20 |Tags:
If you found this post helpful. Share, Subscribe or Read Related Articles.
Related posts
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
kok i so jenenge dadi aneh di ko tak" ha ha ha ha :D cepet gek tulis di bawah kotak ini paham gak !!! make your font writing ...
-
Ari Said Eksistensi di dunia maya ini bukan hanya milik bloger2, hacker atau para cracker yg selalu tampil di setiap sudut layar monitor...
-
n ie SUMPAH JADINYA BLOG KEREN BANGET GAK PAKEK NUNGGU LAME HE HE HE HE HE XD CEKIDOT DI BLOG PACITAN G AMPANG KOK REKKK klo ura...
-
: .. lansung ke tkp gan langsung tonjok ja wkwkwkwkwk XD privasi adalah jaminan yg sngat penting buat user FB.Bahasa ndesonya seh ...
-
“Endraaa, mandi!” Emak memanggilku. Kutinggalkan lapangan. Itulah tempat bermainku dan kawan-kawan. Tidak luas sih, tapi cukuplah bagi kami ...
-
Di suatu pagi yang cerah Alina, Eka, Nani dan Rere pergi ke sungai untuk bermain air dan mencari ikan. Mereka adalah sahabat dari kecil. Kem...
-
Malam yang cukup terang di kota jakarta, terlihat seorang wanita muda bernama Risa sedang duduk dengan tatapan kosong di tepi jalan “Ya all...
-
Kepolosan anak kadang muncul sebagai pemikiran murni tanpa terdistorsi motif menang-kalah sebagaimana kita yang mengaku dewasa. Sore itu, ...
-
Suatu sore, seorang mahasiswa berjalan bersama rekannya. Ketika mereka melihat sepasang sepatu butut di tepi jalan. Mereka yakin sepatu ter...
-
Di suatu hari saat musim gugur, seorang petani melihat seekor burung walet kecil berbaring telentang di tengah ladangnya. Petani itu berhen...
Labels
- pacitan news (1)
- seputar internet (3)
- TRIK BLOG (6)
- trik crak (1)
- trik facebook (15)
- trik koneksi (4)
Blogger template. Proudly Powered by Blogger.

0 komentar: